Selasa, 28 Agustus 2012

MOMENT TAK TERLUPAKAN DI AL NAHDLAH

Hello....
Nama saya Jayanti, ingin sedikit bercerita tentang momen tak terlupakan di Alnahdla.
Belum  lama saya masuk ke sekolah ini. Mungkin kurang lebih baru satu bulan saya disini. Dan belum banyak pula yang dapat saya bagikan kepada para pembaca. Tetapi jangan bersedih, saya akan tetap menceritakan beberapa momen yang pernah saya laami selama saya tinggal di Al Nahdlah. Ingin tahu ceritanya? Mari dengarkan.. semoga para pembaca sekalian tidak bosan mendengarkan cerita saya ini.
Pertama adalah kejadian yang sering saya temukan namun jarang saya lakukan. Yaitu adalah mengantri. Dimana setiap aktivitas di Al Nahdlah selalu berhubungan dengan mengantri. Mulai dari mandi, makan, minum, bahkan bercermin pun harus mengantri. Subhanallah.... sungguh sesuatu yang sangat sulit bagi pemula seperti saya.
Selanjutnya adalah kejadian ketika saya bangun dari tidur dan akan mengantri mandi. Karna mata masih mengantuk saya pun malas turun dari tanggal. Karena malas, akhirnya saya memutuskan menuruni tangga dengan cara meluncur di pembatas tangga. Mengapa ini menjadi tidak terlupakan? Karena ternyata ketika saya meluncur, ustad Miftah melihat kelakuan saya tersebut. Kemudian ketika bulan ramadhan, pondok mengadakan pesantren ramadhan. Dan ketika ustad Miftah melakukan sambutan, beliau membahas tentang masalah tersebut. Astagfirullah.. alangkah malu saya.
Kemudian kejadian dimana para santri Alnahdlah selalu menjaga kebersamaan. Semua hal selalu dilakukan besama – sama. Mulai dari makan, tidur, piket dan masih banyak lainnya.
Kemudian ketika ada kunjungan dari orang australia, beliau mengadakan kuis yang berhadiahkan pena. Sayapun tertantang untuk mengikutinya. Akhirnya saya pun bisa menjawab pertanyaan (walaupun mendengar jawaban teman dibelakang) dan mendapatkan salah satu dari pena tersebut.
Kemudian ketika ada LCC, ternyata saya berhasil masuk ke babak final. Tetapi kelompok saya tidak optimal sehingga bukan kemenangan yang didapat, bahkan kami mendapat poin -50.

Mungkin baru itu yang dapat saya bagikan, semoga dilain waktu nanti saya dapat berbagi lebih banyak lagi cerita. Terima kasih atas perhatiannya.

WASSALAM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar